Novel ini bercerita tentang kisah-kisah yang pernah dialami seseorang.
Novel ini mengisahkan tentang cinta, keimanan, dan perdamaian.
Kisah ini tentang petualangan tiga sahabat. Raib bisa menghilang. Seli bisa mengeluarkan petir. Dan ali bisa melakukan apa saja.
Buku ini berisi tentang Anak Kolong di Kaki Gunung Slamet.
Buku ini berisi tentang konteks sosial novel Indonesia 1920 - 1977.
Novel ini merupakan penyatuan trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dini Hari, dan Jentera Bianglala, dengan memasukkan kembali bagian-bagian yang tersensor selama 22 tahun.
Novel ini bercerita tentang pingkan melipat jarak.
Buku ini berisi tentang perawan remaja dalam cengkraman militer