Sastra dapat dipandang dari perpektif etnografi. Etnografi biasanya menjadi tumpuan bidang antropologi. Maka sastra etnografi sesungguhnya dapat menggunakan pijakan dari antropolgi sastra. Lewat buku ini, keraguan bidang antropologi sastra akan terjawab. Paling tidak, kita akan muncul gagasan bahwa sastra itu bersifat terbuka.
Buku ini disusun atas dasar pengamatan bahwa ada kebutuhan akan kehadiran buku semacam ini, yaitu buku yang secara menyelutuh memberikan gambaran mengenai sastra jawa dalam berbagai aspek dan tahap perkembangannya.
Sastra Lisan merupakan karya sastra yang beredar di masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun dalam bentuk cerita (lisan).
Melalu buku ini, pembaca akan diajak seperti sedang membuka sekat-sekat dan semak di hutan belantara sastra. Di jagad hutan, sastra seolah-olah jauh dari kemanusiaan. Di sisi lain, ada yang berasumsi bahwa semua sastra itu membuat humanitas.
Buku ini membahas beberapa usaha serta beberapa masalah yang dihadapi untuk menyembatani kesenjangan antara karya sastra dengan pembacanya. Usaha tersebut antara lain peningkatan kualitas terjemahan atas karya sastra, kualitas kritik sastra untuk menunjang kehidupan sastra yang sehat, mengembangkan penelitian sastra baik Sastra Indonesia atau Daerah yang akan menguak misteri apresiasi sastra di…
Buku ini berbicara aspek yang sesungguhnya cukup teknis, yaitu aspek proses kreatif. Aspek ini dialami oleh semua mahasiswa dan mereka yang menilis karya ilmiah dengan segenap persoalan yang seringkali tidak terpecahkan.
Cerpen-cerpen dalam kumpulan ini menggambarkan kerinduan untuk menemukan tempat baru, ruang-ruang yang berbeda, mencampurkan berbagai kemungkinan, dan terus menerus bergerak melampaui normalitas sastra yang ada.
Kini, buku ini diterbitkan dalam edisi revisi dengan proses penyempurnaan isi dan penyajian. Dalam proses penulisan bukunya, Henry Guntur Tarigan mendapat didikan dan bimbingan Prof. Dr. John Echols dari Cornell University.
Buku ini berisi tentang puisi.
Daiwali dengan bahasan tentang pokok-pokok psiklinguistik, buku ini menguraikan empat keterampilan bahasa, yakni menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, masing-masing beserta permasalahnya.