Buku ini berisi tentang Prinsip-prinsip Kritik Sastra
Buku ini berisi tentang Praktik Penyuntingan Kalimat.
Buku kesantunan berbahasa ini menjadi penjaga utama dalam komunikasi agar tujuan komunikasi dapat tercapai dengan baik.
Buku ini berisi tentang Pragmatisme Pascakolonial Trilogi Tangsi Dalam Sistem Komunikasi Sastra.
Buku ini berirsi tentang postkolonialisme Indonesia : Relevansi Sastra.
Buku ini memberikan pemahaman secara mendasar tentang pragmatik sebagai cabang linguistik yang paling muda serta penelitian-penelitian awal dalam ranah pragmatik.
Buku ini ditulis dan disajkian dengan konseptual teoritik yang cukup mengenai prinssip-prinsip, prosedur, startegi dan pemahaman yang komprehensif mengenai liku-liku penerjemahan.
Buku ini dirancang untuk memberikan gambaran luas mengenai berbagai ruang kajian studi bahasa yang berbeda. Dengan demikian buku ini berfungsi sebagai pengantar penyelidikan yang lebih pokok dan khusus yang harus dilaksanakan oleh siswa linguistik.
Buku ini mencoba melakukan suatu proses telaah ulang terhadap pragmatik untuk dapat menemukan kembali arahnya yang pasti dengan membuka kesempatan bagi pragmatik untuk menerima berbagai pengaruh dari filsafat, psikologis, patologi bahasa daan intelegensi artifisial sehingga pragmatik dapat diakui sebagai karakter yang benar-benar bersifat meltidisipliner.
Buku ini lahir sebagai penggambaran keadaan sastra kekianian ; seperti yangterlihat dalam bab "Konsultasi Jamrud".