Buku ini membahas secara khusus seluk beluk prosa fiksi yang ditulis oleh pengarang-pengarang di Indonesia. Bab-bab dalam buku ini membahas tentang apresiasi prosa fiksi, prosa fiksi, sejarah singkat perkembangan prosa fiksi disertai dengan beberapa contoh prosa fiksi yang sering digunakan dalam kegiatan pembelajaran bahasa dan satra Indonesia di sekolah.
Buku ini mengungkap mengenai nilai-nilai pembentuk karakter luhur dan humanis yang terkandung dalam puisi, yang kembali menyadarkan kita tentang betapa pentingnya pembelajaran untuk hidup dengan jiwa bersih.
Buku ini lebih menekankan pada pengkajian unsur-unsur atau faktor-faktor teater dan kemungkinan-kemungkinan garapan, gaya dan teknis pementasan. Jadi lebih bersifat drama pentas,dengan menekankan pada pendekatan teater.
Buku ini mengungkap dan membongkar karya sastra sebagai wacana dalam rangka untuk memaparkan makna,estetika, dan ideologi dalam tiga genre sastra, yaitu puisi, drama (skenario), dan novel. Penggunaan teori kontemporer semiotika, formula hermeneutika, dan strukturalisme-genetik menjadikan analisis wacana kritis dalam buku ini menjadi komprehensif
Buku ini membongkar makna sebuah karya sastra , memuat berbagai penjelasan tentang hubungan sastra dengan berbagai ilmu, pendekatan dan model analisis satra, serta hubungan sastra dengan seluk beluk kehidupan manusia
Buku ini mencoba mengurai drama secara teoritis, dengan mengemukakan pendapat banyak ahli. Serta sedikit gambaran apa sebenarnya drama itu?apa sebenarnya teater itu?bisa digunakan sebagai referensi mahasiswa untuk mendalami seni pertunjukanjuga bacaan bagi pegiat drama dan teater yang ada di berbagai komunitas