Kecerdasan yang berkaitan dengan Sanggar Sastra adalah kecerdasan linguistik, spasial, musikal, dan kinestetik. Mengapa demikian? Dalam Sanggar Sastra mahasiswa mendapat kesempatan untuk meningkatkan pemerolehan pengalam artistik dan estetik sastra, yaitu menulis karya sastra, melisankan, memusikalisasi, dan meragakan atau menampilkannya di atas panggung.
Dalam buku Teori Kesuastraan ini, Rene Welker dan Austin Warren membicarakan dua macam pendekatan terhadap karya sastra. Pertama, pendekatan ekstrinsik, yakni pendekatan yang mengaitkan karya sastra dengan bidang lain (psikologi, masyarakat, dan biografi). Kedua, pendekatan intrinsik, yakni pendekatan yang mengkhususkan diri pada unsur-unsur kritik sastra, teori sastra, sejarah sastra, sastra n…
Kajian ekologi sastra masih tergolong baru. Sastra sering arif lingkungan atau sebaliknya. Terlepas dari itu, ada anggapan bahwa tampaknya sastra berisi kisah nyata yang bernilai tinggi. Sastra ada yang dikategorikan sebagai sastra hijau, yang dapat memberikan pengetahuan, hiburan, mengembangkan imajinasi, serta memberikan pengalaman sehingga pembaca akan larut ke dalamnya.
Sastra dapat dipandang dari perpektif etnografi. Etnografi biasanya menjadi tumpuan bidang antropologi. Maka sastra etnografi sesungguhnya dapat menggunakan pijakan dari antropolgi sastra. Lewat buku ini, keraguan bidang antropologi sastra akan terjawab. Paling tidak, kita akan muncul gagasan bahwa sastra itu bersifat terbuka.
Buku ini disusun atas dasar pengamatan bahwa ada kebutuhan akan kehadiran buku semacam ini, yaitu buku yang secara menyelutuh memberikan gambaran mengenai sastra jawa dalam berbagai aspek dan tahap perkembangannya.
Melalu buku ini, pembaca akan diajak seperti sedang membuka sekat-sekat dan semak di hutan belantara sastra. Di jagad hutan, sastra seolah-olah jauh dari kemanusiaan. Di sisi lain, ada yang berasumsi bahwa semua sastra itu membuat humanitas.
Buku ini membahas beberapa usaha serta beberapa masalah yang dihadapi untuk menyembatani kesenjangan antara karya sastra dengan pembacanya. Usaha tersebut antara lain peningkatan kualitas terjemahan atas karya sastra, kualitas kritik sastra untuk menunjang kehidupan sastra yang sehat, mengembangkan penelitian sastra baik Sastra Indonesia atau Daerah yang akan menguak misteri apresiasi sastra di…
Buku ini berbicara aspek yang sesungguhnya cukup teknis, yaitu aspek proses kreatif. Aspek ini dialami oleh semua mahasiswa dan mereka yang menilis karya ilmiah dengan segenap persoalan yang seringkali tidak terpecahkan.
Cerpen-cerpen dalam kumpulan ini menggambarkan kerinduan untuk menemukan tempat baru, ruang-ruang yang berbeda, mencampurkan berbagai kemungkinan, dan terus menerus bergerak melampaui normalitas sastra yang ada.